Salmonella Lembar Fakta

Salmonellosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Salmonella. Di Australia, sebagian besar infeksi Salmonella terjadi setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi atau terkadang setelah kontak dengan orang lain yang terinfeksi. Mengolah makanan dengan aman, termasuk memasak daging, unggas, dan telur secara menyeluruh, serta menjaga kebersihan tangan  dapat mencegah infeksi.


Last updated: 02 December 2025

Apa itu Salmonellosis?

Salmonellosis (atau Salmonella) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella. Di Australia, sebagian besar infeksi Salmonella terjadi setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi atau terkadang setelah kontak dengan orang lain yang terinfeksi.

Apa saja gejala Salmonella?

Gejalanya meliputi:

  • sakit kepala
  • demam
  • kram perut
  • diare
  • mual
  • muntah

Gejala biasanya mulai 6-72 jam setelah terpapar bakteri dan biasanya berlangsung selama 4-7 hari. Gejalanya kadang kala dapat berlangsung lebih lama.

Bagaimana Salmonella menyebar?

Salmonella biasanya menyebar ke manusia karena mengonsumsi makanan yang tidak dimasak hingga matang yang terbuat dari hewan yang terinfeksi (misalnya daging, unggas, dan makanan dari hewan seperti telur setengah matang).

Salmonella juga dapat menyebar melalui:

  1. Kontaminasi silang – ini terjadi ketika salmonella dari makanan yang terkontaminasi menyebar ke makanan lain. Misalnya jika pisau digunakan untuk memotong makanan yang terkontaminasi salmonella lalu digunakan untuk memotong makanan yang tidak akan dimasak lebih lanjut, salmonella akan tumbuh pada makanan yang baru tersebut.
  2. Orang ke orang – jika tangan tidak dicuci dengan benar, terutama saat menyiapkan makanan. Penyakit ini juga dapat menyebar dari hewan ke manusia.

Siapa yang berisiko terkena Salmonella?

Siapa pun dapat terinfeksi Salmonella. Bayi, lansia, dan orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah lebih mungkin menderita kondisi yang parah.

Bagaimana cara mencegah salmonella?

Memasak

Memasak makanan dengan baik dapat membunuh Salmonella. Hindari daging, unggas, atau telur mentah atau setengah matang. Unggas dan daging - seperti hamburger, sosis, dan daging panggang gulung - harus dimasak hingga tidak ada warna merah muda di bagian tengahnya.

Mencuci tangan

Selalu cuci tangan Anda baik-baik dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik setelah pergi ke toilet, mengganti popok, menyentuh hewan, sebelum dan sesudah memegang makanan, dan sebelum makan. Penting untuk membersihkan bagian bawah kuku dan sela-sela jari.

Pengolah makanan yang terinfeksi salmonella dapat menyebarkan bakteri ini dengan mudah. Mereka tidak boleh menangani atau menyajikan makanan hingga 48 jam setelah diare berhenti.

Mengontrol suhu

Tidak menyimpan makanan dengan benar memungkinkan bakteri untuk tumbuh.

Untuk mencegah kontaminasi:

  • makanan yang didinginkan harus disimpan di kulkas pada suhu kurang dari lima derajat Celsius
  • makanan panas harus tetap pada suhu di atas 60 derajat Celcius
  • makanan harus segera dipanaskan kembali sampai semua bagian makanan benar-benar panas
  • cairkan makanan beku di dalam lemari es atau microwave.

Semakin lama Anda membiarkan makanan pada suhu ruangan, semakin Salmonella dapat berkembang biak.

Penanganan makanan dan kontaminasi

Untuk mencegah makanan terkontaminasi:

  • simpan makanan mentah (seperti daging) dalam wadah tertutup di bagian bawah lemari es atau freezer untuk mencegah cairan menetes atau tumpah ke makanan siap santap. tutupi semua makanan di lemari es dan freezer untuk melindunginya dari kontaminasi
  • gunakan talenan, nampan, peralatan dan piring yang berbeda saat menyiapkan makanan mentah dan makanan siap saji. Jika Anda hanya memiliki satu talenan, cucilah dengan air sabun panas sebelum digunakan kembali
  • cuci bersih semua kotoran yang menempel pada sayur dan buah mentah sebelum menyiapkan dan memakannya
  • keringkan piring dengan kain yang berbeda dari yang digunakan untuk mengelap tangan atau meja dapur dan cuci kain lap piring secara teratur.

Bagaimana Salmonella didiagnosis?

Dokter akan memberi tahu Anda apakah Anda menderita Salmonella dengan melakukan tes pada sampel tinja.

Bagaimana Salmonella diobati?

Sebagian besar orang pulih dengan banyak istirahat dan minum banyak cairan seperti air atau minuman hidrasi oral (dari apoteker). Sebagian besar orang pulih dalam waktu seminggu.

Anda harus menghubungi dokter jika:

  • gejalanya berlangsung selama lebih dari beberapa hari
  • diare yang dialami parah atau berdarah
  • Anda berisiko terkena Salmonella parah (anak-anak kecil, lansia, dan orang-orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah)
  • Anda merasa khawatir.

Kebanyakan orang tidak membutuhkan antibiotik. Antibiotik dapat diresepkan untuk anak kecil atau orang lanjut usia. Sebagian orang mungkin memerlukan rawat inap.

Apa tanggapan lembaga kesehatan masyarakat terhadap Salmonella?

Laboratorium diharuskan melaporkan kasus infeksi Salmonella ke Unit Kesehatan Masyarakat setempat. Unit kesehatan masyarakat akan menyelidiki kelompok kasus untuk mencoba dan mengidentifikasi persamaan pada kasus-kasus di dalam kelompok tersebut. Jika ditemukan persamaan dalam makanan yang dikonsumsi kasus, Otoritas Pangan NSW akan melakukan investigasi lingkungan lebih lanjut dan menerapkan tindakan pengendalian. Data statistik kasus digunakan untuk membantu mengembangkan strategi pencegahan.

Otoritas Pangan NSW bertanggung jawab atas berbagai strategi keamanan pangan untuk mencegah salmonellosis dan infeksi lainnya yang dibawa makanan.

Sumber informasi tambahan

Jika Anda mengalami gejala Salmonella dan merasa khawatir, segera konsultasikan ke dokter atau jika dalam keadaan gawat darurat hubungi Triple Zero (000). 

Untuk saran lebih lanjut, hubungi Layanan Penerjemahan dan Juru Bahasa (TIS) di 131 450 untuk dukungan bahasa secara gratis dan terjaga kerahasiaannya. Beri tahu mereka bahasa Anda dan siapa yang ingin Anda hubungi:

  • unit kesehatan masyarakat setempat Anda di 1300 066 055
  • Healthdirect di 1800 022 222 untuk saran kesehatan gratis 24 jam

Atau, bicaralah dengan apoteker setempat Anda. 


Current as at: Tuesday 2 December 2025
Contact page owner: One Health