Shigella (shigellosis)

Shigellosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Shigella. Penyakit ini menyebabkan diare dan mudah menyebar antar manusia.

Last updated: 18 December 2025

Apa itu Shigella?

Infeksi Shigella, yang disebut juga shigellosis, disebabkan oleh bakteri Shigella. Bakteri Shigella dapat menyebar melalui kontak dengan feses (tinja) orang yang terinfeksi, atau dari meminum air atau memakan makanan yang terkontaminasi. Infeksi ini biasanya menyebabkan diare.

Apa saja gejala Shigella?

Gejala infeksi Shigella meliputi:

  • diare
  • demam
  • mual
  • darah atau lendir pada tinja
  • muntah, dan kram perut juga dapat terjadi.

Gejalanya biasanya mulai 1-3 hari setelah Anda terinfeksi. Gejala biasanya berlangsung 4-7 hari, tetapi bisa berlangsung lebih lama.

Bagi sebagian orang, gejala mungkin tidak muncul hingga 1 minggu atau mungkin tidak ada gejala sama sekali.

Bagaimana cara Shigella menyebar?

Shigella ditemukan dalam feses (tinja). Anda bisa tertular infeksi Shigella dari:

  • memakan makanan atau meminum air yang terkontaminasi bakteri ini
  • menyentuh benda-benda yang terkontaminasi seperti keran, popok, dan mainan, lalu menyentuh mulut Anda
  • melakukan seks oral atau anal dengan orang yang terinfeksi

Siapa yang berisiko terkena Shigella?

Orang-orang yang paling berisiko terinfeksi Shigella termasuk:

  • orang-orang yang bepergian ke negara-negara di mana Shigella lazim ditemukan
  • pria yang berhubungan seks dengan pria
  • anak-anak
  • orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah
  • lansia.

Bagaimana cara mencegah Shigella?

Untuk menghindari infeksi Shigella, Anda harus:

  • mencuci tangan baik-baik dengan sabun dan air selama minimal 20 detik:
    • setelah pergi ke toilet
    • setelah mengganti popok
    • setelah kemungkinan terpapar bahan feses
    • sebelum menangani makanan atau merawat orang lain
  • mencuci sayur dan buah yang dimakan mentah

Orang-orang yang bepergian ke negara-negara di mana Shigella lazim terjadi juga sebaiknya:

  • menghindari makanan mentah, termasuk buah dan sayuran kecuali Anda bisa mengupasnya sendiri
  • minum hanya air kemasan atau air matang
  • tidak minum air yang tidak diolah, termasuk es dan minuman yang dicampur dengan air
  • menghindari makan di warung pinggir jalan
  • memastikan makanan panas dimasak hingga matang dan dimakan selagi panas.

Orang yang terinfeksi Shigella tidak boleh:

  • menyiapkan makanan atau merawat orang lain selama mereka sakit
  • pergi bekerja saat mereka mengalami gejala. Orang yang bekerja sebagai pengolah makanan (seperti staf dapur dan pelayan, tukang daging); dan mereka yang merawat pasien, anak-anak atau lansia tidak boleh kembali bekerja hingga 48 jam setelah diare mereka berhenti. Anak-anak, terutama yang masih memakai popok, sebaiknya tidak dibawa ke pusat penitipan anak hingga 24 jam setelah diarenya berhenti.
  • melakukan hubungan seksual di mana ada kontak dengan anus, untuk menghindari masuknya Shigella ke mulut
  • berenang hingga 2 minggu setelah diarenya berhenti

Bagaimana Shigella didiagnosis?

Dokter akan menguji sampel feses (tinja).

Bagaimana cara mengobati Shigella?

Orang yang terinfeksi Shigella biasanya diberi resep antibiotik oleh dokter untuk mengurangi keparahan dan lamanya penyakit. Antibiotik juga dapat memperpendek waktu seseorang dapat menularkan penyakitnya kepada orang lain.

Minum banyak cairan penting untuk menghindari dehidrasi. Anak kecil (terutama bayi) berisiko mengalami dehidrasi akibat diare dan orang tuanya harus mencari bantuan medis.

Apa tanggapan lembaga kesehatan masyarakat untuk kasus penyakit ini?

Laboratorium diharuskan melaporkan kasus infeksi Shigella ke Unit Kesehatan Masyarakat setempat. Staf unit kesehatan masyarakat akan mewawancarai kasus dan pengasuhnya dan mencoba mengidentifikasi sumber infeksi dan mengendalikan kasus lebih lanjut.

Sumber informasi tambahan

Untuk saran lebih lanjut, hubungi Layanan Penerjemahan dan Juru Bahasa (TIS) di 131 450 untuk dukungan bahasa secara gratis dan terjaga kerahasiaannya. Beri tahu mereka bahasa Anda dan siapa yang ingin Anda hubungi:

  • unit kesehatan masyarakat setempat Anda di 1300 066 055
  • healthdirect di 1800 022 222 untuk saran kesehatan gratis 24 jam
Contact page owner: One Health